Wina: Sebuah Kesalahan di Atas Muka Bumi

Aku adalah aku dengan segala keakuannya. Absurd, menyebalkan, pemarah, suka makan tapi kadang susah makan, senang bercanda, senang dibully. Iya tidak apa-apa, asal dibullynya dengan cinta. Mana ada? ya ada kan saja biar dunia ini indah.. kan cinta itu macam converter, apapun jika dibumbui dengan cinta maka akan romantis, menyenangkan, membahagiakan. Ga peduli lagi dibully, tapi tetap senang. Haha.

Eh bercanda kok.. aku ga suka dibully.. kan aku sudah bilang aku suka bercanda. Maka sungguh itu bercanda.

Aku adalah Wina Ekawati (Lesmana) yang blognya sedang kamu baca. Bukan orang spesial, maka jika kamu baca blog-ku sudah pasti kamu sedang blogwalking dan alam berkonspirasi sehingga kamu yang polos dan innocent ini pun terjerumus ke blog-ku HUAHAHAHAH. Tak apa-apa ya? hidup kan memang begitu, kadang kamu suka dapat kejutan-kejutan yang tak disangka-sangka, nah ini salah satunya. Kejutan buat kamu… blog absurd.

Kemarin itu aku terhenyak betul. Karena ada teman yang iseng nyari arti kata namanya pake google translate maka aku pun ikut-ikutan. Aku tergelitik ingin tahu arti nama depanku (Wina, red). Karena setahuku nama depanku itu tak ada arti. Kalau di bahasa Sansekerta yang ada artinya itu Winata (utama), Winadi (dirahasiakan), Winardi (diberi makna), Winarna (diceritakan).. kalau kata “Wina” sendiri tak ada arti. Maka di bahasa-bahasa bangsa lain, kata “Wina” mungkin punya arti.

Ya sekedar iseng-iseng berhadiah.. macam beli permen karet Yosan, kali aja di bungkusnya ada huruf “N”.  (ngerti  ga? Ga ngerti? Berarti kamu belum cukup tua, jadi lupakan saja)

Okay. Lalu aku pun memasukkan namaku ke dalam kolom kata yang akan ditranslate. Bahasa asalnya kusetting deteksi otomatis. Dan inilah hasilnya…

Gambar

Kata “Wina” dalam Polish (Bahasa Polandia) berarti kesalahan. 

Hmm.. okay. Sungguh ku tersentak.

Apa yang kuharapkan adalah arti kata yang baik-baik, indah-indah, keren-keren.. ya.. yang kuharap mungkin di bahasa salah satu bangsa di Afrika atau di belahan bumi lainnya ada yang mengartikan kata Wina sebagai bidadari misalnya atau pengetahuan atau ratu atau bebungaan atau air murni atau buah durian. Ya siapa tau.. pokoknya yang membuat hatiku ini bangga nantinya kalau cerita ke orang-orang.. seperti “eh, ternyata kata Wina di bahasa Swahili tuh artinya Putri Raja yang Cantik Riang Gembira Senang Menabung dan Membahagiakan Rakyatnya dan Didambakan Pangeran Berkuda Putih” ya kan jadinya keren aja gitu, kayak di dongeng-dongeng Disney. Tapi ternyata orang Polandia memilih kata Wina untuk membahasakan kesalahan. Mengapa oh Polski mengapaaaa????

Aku coba bahasa yang lain, nyatanya tak ada yang khusus menggunakan kata Wina untuk mengartikan sesuatu, kecuali orang Polandia.

Aku yakin orang tuaku pasti sama sekali tak tahu menahu kalau kata Wina dalam bahasa Polandia berarti kesalahan. Kalau tahu mungkin namaku jadinya Sophia atau Ummi Kulsum (nama-nama yang dipertimbangkan akan diberikan kepadaku dulu.. hahaha).

Tapi ini lah hidup, sering memberikan kejutan yang tak disangka.. kadang menyenangkan, kadang menyedihkan.

Kejutan yang ini, terus terang agak bikin sedih. Tetiba aku merasa seperti sebuah kesalahan yang berjalan di atas muka bumi ini, hanya sekedar karena namaku Wina.

Tetapi kejutan ini pun membuat ku berpikir. Kegiatan yang disukai kaum intelektual, berpikir… dan aku suka. Terutama kalau lagi ujian, selebihnya jarang.. sukanya bengong. Tidak apa-apa yang penting ada usaha.

Aku berpikir bahwasanya, kata itu memang sangat merepresentasikan kemanusiaan. Manusia tempatnya salah, tempatnya lupa, tempatnya berbuat dosa. Karena tidak ada yang punya kesalahan/dosa di muka bumi ini selain manusia. Mana ada batu berdosa? Kangkung berdosa? Atau botol coca cola berdosa? Tak ada. yang berbuat kesalahan/dosa itu ya hanya manusia, tak ada yang lain. Aku bicara tentang apa yang kasat mata, ya.. maaf nih yang asalnya dari dunia Goib ga disebut dulu.. jangan marah ye.

Aku manusia, dan pastinya pernah berbuat kesalahan. Melakukan aktivitas yang sudah diprediksikan oleh malaikat (membuat kerusakan di atas muka bumi, bahkan sampai ke dalam bumi pun dirusak pula). Katanya demi bisa hidup, padahal demi memuaskan keserakahannya akan materi.

Ahh.. kok jadi berat?

Begini, mungkin orang Polandia sengaja memakai kata Wina – untuk mengartikan kesalahan, sebagai cara mereka untuk membuatku tidak takabur (karena niat awalnya kan mau sombong) hahaha. Mungkin leluhur mereka tahu kalau di tahun 2014 akan ada seorang perempuan absurd yang iseng-iseng nyari arti kata “Wina” pake google translate

ohhh leluhur bangsa Polandia, kalian berhasil membuat ku tersentak!!! oh terima kasih!!

Terserah oh terserah. Hidup harus tetap berlanjut! hahahah

 

Semoga kesalahan ini tak melulu berbuat salah.

Maka aku tetap suka namaku. Hai Wina! ❤

 

(btw kenapa jadi aku-kamu iyeu teh… eheeey geli)

maafin si gw ya yang lupa akan gw-lo (nah kan kesalahan.. oh Wina)