Djadin – Untuk Mentari

Semburat jingga menggantung di langit yang masih mengantuk, seperti senja... tetapi bukan, ini masih pagi, teramat pagi. Tubuhku menabrak udara dingin yang masih pekat dengan aroma malam. Bisa kulihat bulan mengintip malu-malu dari balik daun sukun, ia seperti enggan memberi kuasa pada mentari yang tengah beranjak dari balik bukit kapur.  Keduanya saling berhadapan, duduk di … Continue reading Djadin – Untuk Mentari

Advertisements